Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2013

Tipe Kecerdasan Anak

Multiple intellegence merupakan berbagai jenis kecerdasan anak . Apa saja yang termasuk di dalamnya? Musical, kemampuan untuk menciptakan lagu, mengerti, dan memahami musik, menyanyi, dll Bodily-kinesthetic, kemampuan untuk menggunakan kecekatan tubuh untuk mengatasi masalah, menghasilkan suatu produk Logical mathematical, kemampuan untuk menghitung, berpikir sistematis, dll Linguistik, kemampuan untuk membaca, menulis, dan komunikasi Visual Spacial, kemampuan membayangkan suatu hasil akhir, berpikir sistematis, dll Interpersonal, kemampuan untuk bekerjasama dengan orang lain secara efektif, kemampuan untuk berempati dan memahami orang lain. Intrapersonal, kemampuan untuk menganalisis diri sendiri, menggunakan perasaannya, untuk membuat perencanaan dan tujuannya Natural, kemampuan untuk mengenali flora dan fauna, melihat perbedaan dan persamaan yang ada pada alam ini. Moral, kemampuan untuk memiliki nilai-nilai dan norma yang ada di masyarakat dan menggunakannya dalam...

Jika anak mengadu

Jika anak mengadu , ini caranya untuk menanggapi segala aduan mereka. Tenangkan diri dan dengarkan dengan seksama. Beri kesempatan anak untuk menyelesaikan ceritanya tanpa menyela. Letakkan ponsel dan segala pikiran Mama yang lain, fokuskan pada cerita anak. Jangan langsung terpancing emosi dan menelan aduan anak mentah-mentah. Terkadang memang sulit menghindarkan rasa kesal bila anak kita mendapatkan perlakuan yang tidak adil, misalnya. Tapi, selalu ingat bahwa anak belajar paling baik melalui contoh. Karenanya, jadilah contoh yang baik bagi anak tentang bagaimana menghadapi suatu masalah atau situasi yang merugikan.  Jelaskan trik sederhana dalam menghadapi masalah . Percayalah bahwa nasihat panjang lebar tidak akan berguna bagi anak. Minta anak untuk mengemukakan idenya dalam mengatasi masalah. Ajukan ide lain bila perlu.  Jalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah atau pihak lain yang berhubungan dengan anak . Jika ada aduan yang bersifat membahayakan anak, a...

Agar Anak Senang Membaca

Membaca memberi banyak manfaat untuk anak . Paling tidak, saat ia memasuki bangku pendidikan yang lebih tinggi, anak tak akan mengalami kesulitan beradaptasi dengan bahan bacaan yang banyak. Tapi, bagaimana jika anak Anda lebih memilih menghabiskan waktunya untuk menjelajah internet, bermain games, atau bahkan menonton TV? Coba strategi berikut agar membaca menjadi kebiasaan yang menyenangkan baginya. 1. Jangan memaksa Anak lebih suka membaca komik yang menurut Anda tak memiliki unsur pendidikan? Biarkan saja, Yang penting, jangan membunuh kegemaran membacanya. Cara paling ampuh membuat anak mau membaca adalah dengan tidak memaksanya membaca buku yang tak disukainya. 2. Ikuti minat anak  Jika anak Anda menyukai tokoh tertentu dari video game, rangsanglah minat membacanya berdasarkan tokoh tersebut . Misal, komik bergambar dengan tokoh dan cerita yang sama seperti di video game atau film. Atau jika anak Anda memiliki kegemaran akan kereta api, rangsanglah minat mem...

Aspek Perkembangan Anak

Pada masa usia dini anak mengalami masa keemasan (the golden years) yang merupakan masa dimana anak mulai peka/sensitif untuk menerima berbagai rangsangan. Masa peka pada masing-masing anak berbeda, seiring dengan laju pertumbuhan dan perkembangan anak secara individual. Masa peka adalah masa terjadinya kematangan fungsi fisik dan psikis yang siap merespon stimulasi yang diberikan oleh lingkungan. Masa ini juga merupakan masa peletak dasar untuk mengembangkan kemampuan kognitif, motorik, bahasa, sosio emosional, agama dan moral. Beberapa Aspek- Aspek Perkembangan Anak Usia Dini : A . Aspek Perkembangan Kognitif Tahapan Perkembangan Kognitif sesuai dengan teori Piaget adalah:  Tahap sensorimotor, usia 0 – 2 tahun. Pada masa ini kemampuan anak terbatas pada gerak-gerak refleks, bahas awal, waktu sekarang dan ruang yang dekat saja;  Tahap pra-operasional, usia 2 – 7 tahun. Masa ini kemampuan menerima rangsangan yang terbatas. Anak mulai berkembang kema...

Pendidik Tidak boleh Marah

Para orang tua dan guru Taman Kanak-Kanak (TK) tidak boleh memarahi anak-anak yang sering bertanya . Sebab, hal tersebut merupakan salah satu ciri bakat intelektual anak.  Itu juga menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal ( PAUDNI ) Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi.  Psikolog pada persamuhan dengan 33 guru TK dan 31 kepala sekolah TK berprestasi tingkat nasional, Kamis (6/9). Reni, sapaan Dirjen PAUDNI mengakui banyak orangtua yang sering kesal karena putra-putri mereka terlalu sering bertanya tentang segala hal. Jangan dimarahi, orangtua dan guru harus mau meladeni dan mengarahkan," ujar Reni yang merupakan Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia tersebut. Dirjen PAUDNI juga mengatakan, jangan kesal terhadap anak-anak yang mau mengerjakan segala sesuatunya sendiri. "Banyak anak-anak yang tidak mau dibantu ibunya saat pakai baju, pakai sepatu, dan lainnya. Bia...

Manfaat Dongeng Pada Anak

Pada zaman serba canggih seperti sekarang, kegiatan mendongeng di mata anak-anak tidak populer lagi. Sejak bangun hingga menjelang tidur, mereka dihadapkan pada televisi yang menyajikan beragam acara, mulai dari film kartun, kuis, hingga sinetron yang acapkali bukan tontonan yang pas untuk anak. Kalaupun mereka bosan dengan acara yang disajikan, mereka dapat pindah pada permainan lain seperti videogame. KENDATI demikian, kegiatan mendongeng sebetulnya bisa memikat dan mendatangkan banyak manfaat, bukan hanya untuk anak-anak tetapi juga orang tua yang mendongeng untuk anaknya. Kegiatan ini dapat mempererat ikatan dan komunikasi yang terjalin antara orang tua dan anak. Para pakar menyatakan ada beberapa manfaat lain yang dapat digali dari kegiatan mendongeng ini. Pertama, anak dapat mengasah daya pikir dan imajinasinya. Hal yang belum tentu dapat terpenuhi bila anak hanya menonton dari televisi. Anak dapat membentuk visualisasinya sendiri dari cerita yang didengarkan. Ia ...

Tips membuat anak lebih cerdas

Tapi tahukah Anda, 4 hal ini tidak hanya baik tapi juga dapat membuat anak lebih cerdas dan sehat sejak bayi?  Anda bisa mencetak sang juara! 1. Bicara dengan cerdas Ajak bayi Anda bicara sesering mungkin Menurut Dr.Jean Ashton –pengajar dan pemerhati pendidikan anak usia dini dari Universitas Sydey, Asutralia, mengajak bayi bicara bukan hanya terbatas pada memuji, mengeluarkan kata-kata lucu atau memanggil-manggil namanya. “Ajak bayi Anda bicara dan belajar juga  menjadi pendengar yang baik untuknya. Bayi mungkin belum bisa menjawab dengan kata-kata, namun mereka pandai merespon melalui ekspresinya. Respon ini yang perlu diperhatikan dan dihargai sebagai bentuk awal bayi belajar berkomunikasi dengan lingkungannya.” Anda juga dapat mengajak bayi berbicara cerdas dengan memanggil namanya, menanyakan sesuatu, menjelaskan hal sesuai logika serta menggunakan kalimat lengkap. 2. Ikut bermain Masih menurut Dr. Ashton, keterlibatan Mama saat anak bermain dapat mega...

Keluarga Wadah Pendidikan Pertama

Keluarga merupakan benih akal penyusunan kematangan individu dan struktur kepribadian. Anak-anak mengikuti orang tua dan berbagai kebiasaan dan perilaku dengan demikian keluarga adalah elemen pendidikan lain yang paling nyata, tepat dan amat besar. Keluarga adalah salah satu elemen pokok pembangunan entitas-entitas pendidikan , menciptakan proses naturalisasi social, membentuk kepribadian-kepribadian serta memberi berbagai kebiasaan baik pada anak-anak yang akan terus bertahan lama. Keluarga memiliki damapak yang besar dalam pembentukan perilaku individu serta pembentukan vitalitas dan ketenangan dalam benak anak-anak karena melalui keluarga anak-anak mendapatkan bahasa, nilai-nilai, serta kecenderungan mereka. Keluarga bertanggung jawab mendidik anak-anak dengan benar dalam kriteria yang benar, jauh dari penyimpangan. Untuk itu dalam keluarga memiliki sejumlah tugas dan tanggungjawab. Tugas dan kewajiban keluarga adalah bertanggungjawab menyelamatkan faktor-faktor cinta k...

Sopan Santun diajarkan pada anak sejak dini

Sopan santun yang lebih dikenal dengan istilah Tata Krama , merupakan bagian dari pendidikan anak usia dini. Sopan santun hendaknya diajarkan pada anak sesegera mungkin saat anak sudah bisa di ajak berkomunikasi (usia 1,5 tahun) dan sudah mulai mengenal lingkungan sekitarnya. walaupun untuk urusan ini kadang bagi sebagian orang masih dianggap sepele. Tapi pernahkah Anda bayangkan jika anak Anda tidak sopan saat diajak berkunjung ke rumah teman? Tentu akan membuat malu. Sikap Sopan Santun dapat diajarkan pada anak dimulai dari hal-hal yang sederhana . Seperti mengucapkan terima kasih, mengucapkan salam ketika masuk rumah, membuang sampah pada tempatnya, selalu mencium tangan pada orang dewasa. Dan untuk anak yang lebih besar bisa ditambahkan cuci tangan sebelum makan, tidak berbicara saat sedang makan, berbicara dengan lemah lembut, menggunakan sendok dan garpu dan lain-lain. Agar bentuk pendidikan anak usia dini berhasil pastilah butuh proses. Karena kita sebagai orang tua...

Pentingnya Pendidikan Usia Dini Bagi Tumbuh Kembang Anak

Berlajar Bersama Pendidikan adalah merupakan aset penting bagi kemajuan sebuah bangsa . Oleh karena itu setiap warga Negara harus dan wajib mengikuti jenjang pendidikan, baik jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah maupun tinggi. Kebanyakan anak-anak Indonesia dalam memulai proses masuk ke lembaga pendidikan, mengabaikan pendidikan anak usia dini, padahal untuk membiasakan diri dan mengembangkan pola pikir anak pendidikan sejak usia dini mutlak diperlukan . Sudah bukan informasi baru, mengenai 3 tahun pertama anak adalah usia emas baginya untuk menyerap informasi sebanyak-banyaknya. Berdasar pengetahuan ini pun makin banyak didengungkan mengenai pentingnya pendidikan anak usia dini. Perlu orang tua ketahui bahwa anak memiliki kemampuan yang perlu diasah sejak dini, karena dengan mereka memiliki berbagai kemampuan tersebut tentunya sudah dapat dibentuk sedari dini. “Sayangnya banyak orangtua yang menganggap pendidikan anak usia dini tidak b...